Pada hari pertama kelahirannya, bayi masih dapat bertahan tanpa asupan minuman/makanan selama 3x24 jam. Tujuan utama dari kegiatan menyusui pada 30 menit pertama kelahiran bayi bukan untuk memberikan nutrisi, tetapi lebih pada pengenalan bayi pada payudara ibunya. Semakin dini anak dikenalkan untuk menyusu, maka semakin siap bayi untuk menyusui. Payudara ibu pun akan siap berproduksi.
Pemberian cairan selain ASI pada bayi akan rentan menimbulkan alergi dan diare. Bila pemberian dilakukan dengan dot dikhawatirkan bayi akan mengalami bingung puting sehinga menghambat proses menyusui langsung dari ASI, bahkan bayi bisa sama sekali tidak mau menyusu.
2. Tidak benar bila menyusui membuat gendut atau susah menurunkan berat badan.
Mitos tersebut tidak benar. Pada kenyataannya, ibu yang menyusui cenderung akan lebih cepat turun berat badannya dibandingkan ibu yang tidak menyusui. Hal ini disebabkan karena isapan bayi sewaktu menyusu akan merangsang rahim untuk kembali ke bentuk semula.
3. Tidak benar bila payudara kecil hanya menghasilkan ASI sedikit
ASI diproduksi oleh jaringan kelenjar ASI/alveoli sehingga besar kecilnya payudara tidak berpengaruh pada banyak atau sedikit jumlah ASI yang dihasilkan. Payudara yang besar belum tentu akan menghasilkan ASI yang banyak karena bisa jadi hanya memiliki kelenjar alveoli yang sedikit. Begitu pula sebaliknya, payudara kecil belum tentu sedikit ASI karena bisa jadi banyak kelenjar alveoli.
4. Tidak benar jika ibu dengan puting datar tidak bisa menyusui.
Bila bayi menyusu debngan benar, seharusnya yang diisap bukan puting susu ibu, akan tetapi daerah areola. Bentuk puting susu tidak berpengaruh.
5. Tidak benar bila menyusui itu merepotkan.
Akan lebih merepotkan bila kita memberikan susu formula untuk anak. Bayangkan jika bepergian, ibu yang memberikan ASI tidak perlu membawa banyak peralatan. Sedangkan jika diberi susu formula, ibu akan lebih repot dengan membawa susu formula, botol, air panas, dan lain-lain. Selain itu, ibu perlu memperhatikan higienitas ketika membuat susu formula, mulai dari botol hingga air yang digunakan.
6. Tidak benar jika ibu yang menjalani operasi harus menunggu sehari setelah operasi untuk mulai menyusui bayi.
Selesai operasi, ibu dapat langsung menyusui bayi apabila sudah terbangun dan sadar. Obat-obatan yang digunakan ketika operasi tidak mengharuskan ibu untuk menghentikan kegiatan menyusui, kecuali dalam keadaan-keadaan khusus.
Referensi: Azisya, S. (2010). Sukses menyusui meski bekerja. Jakarta: Gema Insani Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar